Cak Sholeh Pergi, Dunia Hukum Kehilangan Pejuang

Cak Sholeh Pergi, Dunia Hukum Kehilangan Pejuang

Pasti-News.com

JAKARTA — Jumat, 7 Agustus 2026, menjadi hari penuh duka bagi keluarga besar insan hukum Indonesia. H. Mohamad Sholeh, S.H., M.H. (Cak Sholeh), pendiri No Viral No Justice, telah mengembuskan napas terakhir. Kepergiannya menyisakan kesedihan mendalam sekaligus kehilangan seorang sosok yang selama hidupnya mengabdikan pikiran, tenaga, dan keberaniannya dalam memperjuangkan persoalan hukum di tengah masyarakat.

Duka tersebut turut dirasakan keluarga besar DPP PASTI (Pengacara dan Aktivis Sejati). Ketua Umum DPP PASTI, Rudy Silfa, S.H., M.H., menyampaikan bahwa wafatnya Cak Sholeh bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya, tetapi juga menjadi kabar duka bagi sesama rekan seprofesi. Menurut Rudy, seorang pejuang hukum boleh pergi untuk selamanya, tetapi jejak perjuangan dan pengabdiannya tidak akan ikut terkubur bersama kepergiannya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar DPP PASTI, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya rekan seprofesi kita, Cak Sholeh. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima seluruh amal ibadah dan perjuangannya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Rudy Silfa.

Menurut Rudy, persaudaraan sesama insan hukum tidak dibatasi oleh organisasi maupun wadah perjuangan. Ketika seorang rekan seprofesi berpulang, maka kehilangan tersebut menjadi duka bersama bagi mereka yang sama-sama mendedikasikan hidup untuk hukum, kebenaran, dan keadilan.

Semasa hidupnya, Cak Sholeh dikenal sebagai advokat sekaligus pendiri No Viral No Justice. Kiprahnya dalam dunia hukum dan peradilan menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdiannya kepada masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia.

“Selamat jalan, Cak Sholeh. Hari ini engkau telah pergi, tetapi perjuangan dan kebaikanmu akan tetap dikenang. Semoga setiap kebaikan yang pernah engkau tanam menjadi penerang dalam perjalanan menuju keabadian. Husnul khatimah. Aamiin Ya Rabbal Alamin.”

Dewan Pimpinan Pusat Pengacara dan Aktivis Sejati (DPP PASTI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *