Ketika Allah Menguji, Jangan Pernah Menyerah pada Kebenaran
Pasti-news.com, JAKARTA — Ada perjuangan yang tidak selalu dimenangkan dengan cepat. Ada kebenaran yang harus diperjuangkan dengan kesabaran. Dan ada ujian yang datang bukan untuk menghancurkan kita, tetapi untuk menguji seberapa kuat kita berdiri di jalan yang benar.
Allah menguji siapa yang dicintai-Nya.
Maka ketika perjuangan terasa berat, jangan buru-buru menganggap Allah meninggalkan kita. Bisa jadi, Allah sedang menempa kita agar menjadi lebih kuat, lebih sabar, lebih berani, dan lebih teguh dalam mempertahankan kebenaran.
Bagi seorang advokat dan aktivis, perjuangan bukan sekadar tentang menang atau kalah. Perjuangan adalah keberanian untuk berdiri ketika banyak orang memilih diam; keberanian menyuarakan fakta ketika kebenaran berusaha dibungkam; serta keberanian membela mereka yang membutuhkan keadilan.
Jangan takut menghadapi tekanan. Jangan mundur hanya karena jalan terasa berat. Jangan menjual kebenaran demi kenyamanan.
Sebab jabatan bisa berakhir. Kekuasaan bisa berganti. Harta bisa hilang. Tetapi jejak perjuangan membela kebenaran akan selalu menjadi kesaksian.
Jika hari ini kita diuji, hadapi dengan sabar. Jika difitnah, jawab dengan kebenaran. Jika dizalimi, tempuh jalan hukum. Jika dijatuhkan, bangkit kembali.
Dan jika semua pintu terasa tertutup, jangan pernah lupa bahwa masih ada satu pintu yang tidak pernah tertutup: pintu pertolongan Allah.
Perjuangkan kebenaran dengan keberanian. Tegakkan keadilan dengan keteguhan. Dan serahkan hasil akhirnya kepada Allah.
Karena orang yang berjalan di jalan kebenaran mungkin bisa dibuat lelah, tetapi tidak akan mudah dikalahkan selama Allah menjadi tempatnya bersandar.
Tetap berdiri. Tetap melawan ketidakadilan dengan cara yang benar. Tetap menjadi suara bagi mereka yang tak mampu bersuara.
Sebab perjuangan yang dilakukan karena Allah, tidak pernah benar-benar sia-sia.
PASTI! Berani! Peduli! Jaya!
Pasti-news.com — MENGAWAL KEBENARAN DAN KEADILAN, MENYUARAKAN FAKTA
